Ciri Hijab yang Sempurna dalam Islam

Menutup aurat, merupakan sebuah kewajiban yang harus dilakukan ketika sudah menginjak usia baligh. Bagi seorang wanita, diwajibkan menutup aurat seluruh tubuh mulai ujung kepala hingga ujung kaki kecuali wajah dan telapak tangan. Sedangkan bagi laki-laki batasan aurat yang dimiliki mulai dari pusar hingga lutut. 
Bagi wanita yang belum terbiasa menutup aurat memang menjadi hal yang aneh ketika harus kemana mana tertutup dengan pakaian muslimah. Penutup aurat pada wanita disebut hijab. Segala sesuatu yang menutupi aurat pada wanita disebut hijab. Sesuai dengan pengertiannya secara bahasa, yakni hijab yang artinya penutup. 
Terkadang banyak orang yang salah pengertian antara hijab dan khimar. Pada saat ini banyak yang beranggapan bahwa hijab adalah penutup yang digunakan untuk menutupi kepala. Padahal yang digunakan untuk menutupi kepala yaitu khimar, yang artinya kerudung. 
Setelah membaca artikel ini akan menambah pengetahuan kita tentang perbedaan hijab dan khimar. Islam sangat tidak suka dengan kebodohon. Untuk itu wajib bagi seluruh umat islam agar mencari tentang kebenaran tentang sesuatu hal yang belum diketahui, salah satunya tentang menutup aurat.
Berikut beberapa ciri hijab yang sempurna menurut pandangan islam. 

1. Tidak transparan

Tujuan seseorang menutup aurat yakni untuk menghalagi mata agar tidak dapat melihat aurat. Hijab dan khimar yang transparan dapat menggambarkan bentuk tubuh, sehingga dapat mengundang syahwat bagi kaum pria. 

2. Longgar

Hijab syari memiliki ciri yang longgar, artinya tidak press dengan tubuh. Baju hijab yang terlalu ketat juga dapat memperlihatkan bentuk tubuh, hingga nampak lekukan-lekukan tubuh yang juga dapat mengundang syahwat. 

3. Sederhana

Banyak sekali trend dan model hijab saat ini. Sebagai muslimah yang sejati, sebaiknya lebih menyederhanakan penampilan, daripada mengikuti trend. Berbagai macam hijab dengan warna yang mencolok sebaiknya dihindari, karena dapat mengundang perhatian kaum lawan jenis. 

4. Tidak menyerupai Laki-laki

Semua diciptakan sesuai dengan qodrat Allah. Hanya ada dua jenis kelamin di dunia ini. Yaitu laki-laki dan juga perempuan. Jika sudah menjadi seorang perempuan, hendaknya memakai pakaian perempuan dan menghindari pakaian laki-laki. Contoh pakaian laki-laki yaitu kaos lengan pendek, jeans, Celana komprang, dan lainnya. 

5. Tidak Menyerupai Orang Kafir

Hijab juga menjadi salah satu identitas bagi orang islam. Inilah yang membedakan orang islam dan orang kafir. Islam memiliki aturan tersendiri, terutama bagi wanita. Hal ini semata-mata menjaga wanita dari pandangan lelaki yang tidak senonoh. 

6. Hindari Tabarruj

Islam sangat melarang ummatnya untuk berlebih-lebihan. Tabarruj merupakan hal yang dibenci oleh Allah dan disenangi oleh setan. Dengan tabarruj wanita akan semakin mudah membuka pintu dosa baginya. Karena laki-laki akan tergoda dengan penampilan wanita yang berlebihan. 

7. Hindari Punuk Unta

Menggunakan khimar hendaknya sesuai dengan syariat, yakni menghindari punuk unta. Punuk unta merupakan salah satu cara berpenampilan yang tergolong tabarruj. Punuk unta pada kepala wanita dapat membuat wanita terlihat lebih tinggi dan menyerupai unta, namun dapat menjadi daya tarik sendiri bagi laki-laki. Untuk itu, sebaiknya hindari inner khimar yang menyerupai punuk unta.
Itu tadi uraian tentang Ciri hijab yang sempurna menurut syariat islam. Jadi tidak ada alasan untuk berbelok dari aturan Al Qur’an dan As Sunnah bukan? Keep Istiqomah ya ukhti!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *